Beranda » Perbankan Digital » Rekomendasi Bank Digital Pemberi Bunga Deposito Tertinggi 2026 Paling Aman Dijamin Resmi Oleh LPS

Rekomendasi Bank Digital Pemberi Bunga Deposito Tertinggi 2026 Paling Aman Dijamin Resmi Oleh LPS

Bunga bank konvensional cuma 2-3% per tahun, sementara inflasi terus merangkak naik? Atau mungkin sudah coba cari bank dengan bunga lebih tinggi tapi ragu soal keamanannya?

Dilema ini dialami banyak investor pemula yang ingin mencoba instrumen deposito sebagai tabungan jangka panjang. Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan () per Januari 2026, rata-rata bunga deposito bank umum hanya berkisar 3.25% untuk tenor 12 bulan. Padahal, ada sejumlah yang menawarkan suku bunga deposito hingga 6% dengan jaminan keamanan penuh dari LPS.

Nah, artikel ini akan mengupas tuntas rekomendasi bank digital dengan bunga deposito tertinggi di tahun 2026 yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta dijamin oleh LPS. Lengkap dengan perbandingan bunga, syarat pembukaan, dan tips memilih deposito yang aman dan menguntungkan.

Apa Itu Bank Digital dan Kenapa Bunganya Lebih Tinggi?

Bank digital adalah institusi perbankan yang beroperasi sepenuhnya melalui platform digital tanpa kantor cabang fisik. Di Indonesia, bank digital dikenal juga dengan istilah digital bank atau neobank, yang diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum.

Bunga deposito bank digital cenderung lebih tinggi karena biaya operasional yang jauh lebih rendah dibanding bank konvensional. Tanpa perlu menyewa gedung cabang, menggaji teller, atau mencetak buku tabungan fisik, bank digital bisa mengalokasikan lebih banyak untuk memberikan imbal hasil kompetitif kepada nasabah.

Singkatnya, margin keuntungan yang biasanya tersedot untuk biaya operasional, sebagian dialihkan menjadi bunga deposito yang lebih menggiurkan. Tapi tetap aman karena masih dalam pengawasan OJK dan dijamin LPS maksimal Rp2 miliar per nasabah per bank.

Syarat Deposito Dijamin LPS yang Wajib Dipahami

Sebelum menempatkan dana di deposito bank digital, pastikan memahami ketentuan penjaminan LPS agar dana benar-benar terlindungi:

Kriteria Simpanan yang Dijamin LPS

  • Saldo maksimal Rp2 miliar per nasabah per bank (gabungan semua rekening)
  • Suku bunga deposito tidak melebihi suku bunga penjaminan LPS
  • Deposito atas nama individu atau badan hukum yang sah
  • Bank sudah terdaftar sebagai peserta penjaminan LPS
  • Nasabah tidak terlibat tindakan yang merugikan bank

Suku Bunga Penjaminan LPS Tahun 2026 Berdasarkan ketentuan LPS yang berlaku per Januari 2026, suku bunga penjaminan untuk deposito berjangka adalah sebagai berikut:

  • Tenor 1 bulan: maksimal 4.25%
  • Tenor 3 bulan: maksimal 4.50%
  • Tenor 6 bulan: maksimal 4.75%
  • Tenor 12 bulan: maksimal 5.00%
  • Tenor 24 bulan: maksimal 5.00%

Jika bank menawarkan bunga di atas angka tersebut, deposito tidak dijamin LPS. Jadi penting untuk selalu cek daftar suku bunga penjaminan terbaru di website resmi LPS sebelum membuka deposito.

Daftar Bank Digital dengan Bunga Deposito Tertinggi 2026

Berikut rekomendasi bank digital yang menawarkan bunga deposito kompetitif dan sudah terdaftar resmi di OJK serta dijamin LPS:

Nama Bank Digital Bunga Deposito (p.a) Minimal Setoran Tenor Tersedia
SeaBank (Bank Seabank Indonesia) 6.00% Rp1.000.000 1, 3, 6, 12 bulan
Bank Jago (PT Bank Jago Tbk) 5.50% Rp1.000.000 1, 3, 6, 12 bulan
Neobank by Bank Neo Commerce 5.25% Rp500.000 1, 3, 6 bulan
Blu by BCA Digital 4.75% Rp1.000.000 1, 3, 6, 12 bulan
Allo Bank (PT Allo Bank Indonesia) 4.50% Rp1.000.000 1, 3, 6, 12 bulan
digibank by DBS 4.25% Rp1.000.000 1, 3, 6, 12 bulan

Data di atas merupakan suku bunga tertinggi yang ditawarkan masing-masing bank per Februari 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan moneter Bank Indonesia. Untuk informasi terbaru, selalu cek langsung aplikasi atau website resmi bank terkait.

SeaBank – Bunga Tertinggi dengan Setoran Terjangkau

SeaBank Indonesia menawarkan bunga deposito paling kompetitif di kelasnya dengan rate mencapai 6% per tahun untuk tenor 12 bulan. Bank yang merupakan bagian dari ekosistem Sea Group (perusahaan induk Shopee) ini sudah mengantongi izin Bank Umum dari OJK sejak 2021.

Baca Juga:  Review Jujur Asuransi AXA Mandiri 2026 Ketahui Semua Keuntungan dan Kekurangannya Sebelum Membeli

Keunggulan SeaBank terletak pada proses pembukaan deposito yang sepenuhnya digital melalui aplikasi, tanpa perlu datang ke kantor cabang. Pencairan bunga bisa otomatis setiap bulan atau diakumulasi hingga jatuh tempo sesuai pilihan nasabah.

Minimal setoran hanya Rp1.000.000 dengan pilihan tenor fleksibel. Untuk deposito di atas Rp10.000.000, nasabah bisa mendapat special rate yang lebih tinggi lagi tergantung negosiasi dengan pihak bank.

Bank Jago – Fleksibilitas Pencairan Deposito

Bank Jago menawarkan bunga deposito hingga 5.50% dengan fitur unik berupa deposito fleksibel yang bisa dicairkan sebagian tanpa penalti. Fitur “Deposito Jago” memungkinkan nasabah menarik dana kapan saja dengan potongan bunga proporsional, cocok untuk yang butuh likuiditas tinggi.

Proses pembukaan rekening dan deposito bisa dilakukan lewat aplikasi Jago dalam waktu kurang dari 10 menit. Verifikasi menggunakan e-KTP dan video call singkat untuk memastikan kesesuaian data dengan Dukcapil.

Bank Jago juga menawarkan program referral dengan bonus deposit untuk nasabah yang mengajak teman membuka rekening. Bonus ini bisa langsung digunakan untuk menambah nilai deposito awal.

Neobank by Bank Neo Commerce – Deposito Mulai 500 Ribu

Neobank menjadi pilihan tepat bagi investor pemula yang ingin mencoba deposito dengan modal terbatas. Minimal setoran hanya Rp500.000 dengan bunga hingga 5.25% untuk tenor 6 bulan.

Yang menarik dari Neobank adalah integrasi dengan berbagai platform e-commerce dan , memudahkan transfer dana untuk keperluan belanja atau investasi lainnya. Aplikasi Neobank juga menyediakan kalkulator deposito otomatis untuk simulasi keuntungan sebelum membuka deposito.

Fitur auto-renewal tersedia untuk perpanjangan otomatis saat deposito jatuh tempo, jadi nasabah tidak perlu repot melakukan perpanjangan manual setiap kali tenor berakhir.

Blu by BCA Digital – Backing Bank Besar dengan Reputasi Solid

Meski bunga tidak setinggi kompetitor, Blu by BCA Digital menjadi pilihan konservatif dengan backing dari BCA Group yang memiliki reputasi solid. Bunga deposito 4.75% masih cukup kompetitif dengan risiko yang sangat minim.

Keunggulan utama Blu adalah ekosistem perbankan digital yang lengkap, mulai dari tabungan, deposito, hingga fitur investasi reksa dana dalam satu aplikasi. Proses transfer antar bank juga gratis tanpa batas, cocok untuk yang sering melakukan transaksi ke berbagai bank.

Deposito Blu bisa dibuka langsung dari aplikasi dengan pilihan pencairan bunga bulanan atau akumulasi di akhir tenor. Untuk nasabah premium dengan saldo di atas Rp100.000.000, tersedia relationship manager khusus untuk konsultasi pengelolaan dana.

Perbandingan Bunga Deposito Bank Digital vs Bank Konvensional

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut perbandingan bunga deposito tenor 12 bulan antara bank digital dan bank konvensional besar:

Jenis Bank Nama Bank Bunga Deposito Minimal Setoran
Bank Digital SeaBank 6.00% Rp1.000.000
Bank Digital Bank Jago 5.50% Rp1.000.000
Bank Digital Neobank 5.25% Rp500.000
Bank Konvensional BCA 3.25% Rp8.000.000
Bank Konvensional Mandiri 3.00% Rp10.000.000
Bank Konvensional BNI 3.25% Rp10.000.000

Selisih bunga mencapai 2-3% per tahun, yang berarti untuk deposito Rp10.000.000, pendapatan bunga bisa berbeda hingga Rp200.000-300.000 per tahun. Ditambah lagi, minimal setoran bank digital jauh lebih rendah sehingga lebih accessible untuk investor pemula.

Cara Membuka Deposito di Bank Digital Step by Step

Proses pembukaan deposito di bank digital sangat mudah dan bisa dilakukan dari rumah. Berikut langkah umumnya:

Persiapan Dokumen dan Aplikasi

Sebelum mulai, siapkan beberapa dokumen dan perangkat berikut:

  • KTP elektronik yang masih berlaku dengan foto yang jelas
  • NPWP (untuk deposito di atas Rp7.500.000 agar tidak kena pajak lebih tinggi)
  • Smartphone dengan kamera yang bagus untuk foto selfie dan KTP
  • Email aktif untuk verifikasi dan notifikasi
  • Nomor handphone aktif yang masih digunakan

Pastikan juga aplikasi bank digital yang dipilih sudah diunduh dari Play Store (Android) atau App Store (iOS). Hindari download dari sumber tidak resmi untuk mencegah aplikasi palsu atau malware.

Langkah Pembukaan Rekening dan Deposito

  1. Download aplikasi bank digital pilihan dari toko aplikasi resmi
  2. Buka aplikasi dan pilih menu “Daftar” atau “Buka Rekening Baru”
  3. Masukkan nomor handphone dan email untuk registrasi awal
  4. Verifikasi dengan kode OTP yang dikirim via SMS atau email
  5. Foto KTP mengikuti panduan frame yang tersedia (pastikan tidak blur)
  6. Lakukan foto selfie untuk verifikasi kesesuaian wajah dengan KTP
  7. Isi data diri lengkap sesuai KTP (nama, alamat, tempat tanggal lahir)
  8. Pilih jenis pekerjaan dan sumber dana untuk keperluan profiling
  9. Buat PIN atau password untuk keamanan akun
  10. Tunggu proses verifikasi data dengan Dukcapil (biasanya 1-10 menit)
  11. Setelah rekening aktif, masuk ke menu “Deposito” atau “Investasi”
  12. Pilih nominal deposito dan tenor yang diinginkan
  13. Pilih opsi pencairan bunga (bulanan atau akumulasi di akhir)
  14. Transfer dana dari rekening utama ke deposito
  15. Konfirmasi pembukaan deposito dengan PIN keamanan
Baca Juga:  Cara Pinjam Uang di BSI Mobile 2026: Syarat KUR Syariah, Tabel Angsuran, dan Bebas Riba!

Proses verifikasi biasanya berjalan otomatis menggunakan teknologi AI dan OCR (Optical Character Recognition) untuk membaca data KTP. Jika verifikasi gagal, akan ada video call singkat dengan customer service untuk verifikasi manual.

Tips Agar Proses Pembukaan Lancar

Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak mengalami kendala saat pembukaan deposito:

Saat Foto KTP

  • Gunakan pencahayaan yang cukup, hindari backlight atau cahaya terlalu terang
  • Pastikan semua sudut KTP terlihat jelas tanpa terpotong
  • Hindari pantulan cahaya pada permukaan KTP yang mengkilap
  • Foto dengan background polos agar sistem mudah mendeteksi tepi KTP

Saat Verifikasi Wajah

  • Lepas kacamata, masker, atau topi yang menutupi wajah
  • Pastikan wajah tidak tertutup bayangan
  • Ikuti instruksi gerakan dengan pelan dan jelas
  • Jangan menggunakan foto atau video rekaman, sistem akan mendeteksi

Pengisian Data

  • Isi data sesuai dengan KTP, jangan ada perbedaan sedikit pun
  • Untuk alamat, pastikan lengkap dengan RT/RW, kelurahan, kecamatan
  • Pilih sumber dana dan tujuan investasi secara jujur
  • Cantumkan NPWP jika deposito di atas Rp7.500.000

Simulasi Keuntungan Deposito Bank Digital

Untuk memberikan gambaran nyata, berikut simulasi keuntungan deposito dengan berbagai skenario:

Nominal Deposito Bunga 3% (Konvensional) Bunga 6% (Digital) Selisih Keuntungan
Rp5.000.000 Rp120.000/tahun Rp240.000/tahun +Rp120.000
Rp10.000.000 Rp240.000/tahun Rp480.000/tahun +Rp240.000
Rp25.000.000 Rp600.000/tahun Rp1.200.000/tahun +Rp600.000
Rp50.000.000 Rp1.200.000/tahun Rp2.400.000/tahun +Rp1.200.000
Rp100.000.000 Rp2.400.000/tahun Rp4.800.000/tahun +Rp2.400.000

Perhitungan di atas belum dipotong pajak deposito sebesar 20% untuk bunga yang diterima. Untuk deposito di bawah Rp7.500.000, dikenakan pajak final 20% jika tidak mencantumkan NPWP, atau 10% jika mencantumkan NPWP. Untuk deposito di atas Rp7.500.000, wajib mencantumkan NPWP agar pajak tetap 20%, tidak naik menjadi lebih tinggi.

Pajak Deposito yang Perlu Diperhitungkan

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 91 Tahun 2021 tentang Pajak Penghasilan atas Bunga Deposito dan Tabungan, berikut ketentuan pajak deposito yang berlaku:

Ketentuan Pajak Bunga Deposito

  • Deposito di bawah Rp7.500.000: pajak 20% dengan NPWP, 40% tanpa NPWP
  • Deposito di atas Rp7.500.000: wajib pajak 20% (sudah dipotong otomatis)
  • Pajak dikenakan atas bunga yang diterima, bukan nilai pokok deposito
  • Pemotongan dilakukan langsung oleh bank sebelum bunga masuk ke rekening
  • Bukti potong pajak bisa diunduh dari aplikasi untuk laporan SPT Tahunan

Contoh perhitungan pajak: Deposito Rp10.000.000 dengan bunga 6% per tahun menghasilkan bunga kotor Rp600.000. Setelah dipotong pajak 20%, bunga bersih yang diterima adalah Rp480.000 per tahun atau Rp40.000 per bulan.

Untuk nasabah yang tidak memiliki NPWP, sangat disarankan untuk membuat NPWP terlebih dahulu agar tidak dikenakan pajak lebih tinggi. Pembuatan NPWP sekarang bisa online melalui website DJP Online dan tidak dipungut biaya.

Risiko dan Cara Meminimalkannya

Meski deposito tergolong investasi rendah risiko, tetap ada beberapa hal yang perlu diwaspadai:

Risiko yang Mungkin Terjadi

  • Bank bangkrut atau dicabut izin usahanya oleh OJK (risiko sangat rendah jika bank terdaftar LPS)
  • Bunga deposito turun saat perpanjangan tenor karena kebijakan suku bunga BI
  • Inflasi lebih tinggi dari bunga deposito sehingga nilai riil uang menurun
  • Pencairan sebelum jatuh tempo dikenakan penalti dan kehilangan bunga
  • Data pribadi bocor jika tidak hati-hati dalam menjaga keamanan akun

Strategi Meminimalkan Risiko

  • Pastikan bank digital sudah terdaftar di OJK dan menjadi peserta penjaminan LPS
  • Cek suku bunga penjaminan LPS sebelum membuka deposito agar tetap dijamin
  • Diversifikasi dana ke beberapa bank jika total simpanan di atas Rp2 miliar
  • Gunakan PIN dan password yang kuat, aktifkan autentikasi dua faktor
  • Jangan share OTP atau data pribadi ke pihak mana pun termasuk yang mengaku CS bank
  • Rutin cek riwayat transaksi untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan
  • Simpan screenshot atau bukti pembukaan deposito untuk dokumentasi

Jika terjadi masalah dengan bank, nasabah bisa mengadu ke OJK melalui call center 157 atau email [email protected]. Untuk klaim LPS jika bank dicabut izin, proses klaim bisa dilakukan maksimal 5 tahun sejak izin dicabut dengan membawa dokumen lengkap.

Tips Memilih Bank Digital untuk Deposito

Agar tidak salah pilih, perhatikan beberapa kriteria penting berikut:

Baca Juga:  Tutorial Cara Daftar Aplikasi m-Banking BCA Lewat HP Tanpa Harus Datang ke Bank Terbaru 2026

Kriteria Bank Digital Aman dan Terpercaya

  • Terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (cek di website OJK)
  • Menjadi peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (cek di website LPS)
  • Memiliki track record operasional minimal 2 tahun
  • Rating aplikasi di Play Store atau App Store di atas 4.0 bintang
  • Tidak ada kasus besar terkait kebocoran data atau fraud
  • Customer service responsif dan mudah dihubungi
  • Proses klaim atau pencairan deposito jelas dan transparan

Bandingkan Fitur dan Benefit

  • Besaran bunga deposito dibanding kompetitor sejenis
  • Pilihan tenor yang fleksibel sesuai kebutuhan
  • Minimal setoran terjangkau untuk modal awal
  • Biaya admin atau penalti pencairan sebelum jatuh tempo
  • Kemudahan akses aplikasi dan user interface yang user-friendly
  • Fitur tambahan seperti auto-renewal atau notifikasi jatuh tempo

Jangan tergiur bunga yang terlalu tinggi tanpa cek kredibilitas bank. Bunga di atas suku bunga penjaminan LPS berarti tidak ada jaminan jika bank bermasalah. Prinsip “high return, high risk” tetap berlaku bahkan untuk instrumen deposito.

Strategi Memaksimalkan Keuntungan Deposito

Untuk mendapat hasil optimal dari deposito bank digital, terapkan strategi berikut:

Teknik Ladder Deposito Membagi dana ke beberapa deposito dengan tenor berbeda untuk menjaga likuiditas sekaligus maksimalkan bunga. Contoh: Dana Rp30.000.000 dibagi menjadi deposito Rp10.000.000 tenor 3 bulan, Rp10.000.000 tenor 6 bulan, dan Rp10.000.000 tenor 12 bulan. Setiap deposito jatuh tempo bisa diperpanjang atau dicairkan sesuai kebutuhan.

Manfaatkan Promo Bunga Spesial Bank digital sering memberikan promo bunga lebih tinggi untuk nasabah baru atau periode tertentu. Pantau terus update promo melalui aplikasi atau media sosial resmi bank. Beberapa bank juga memberikan bonus deposito untuk nasabah yang melakukan top up saldo dalam jumlah tertentu.

Reinvestasi Bunga untuk Compounding Pilih opsi akumulasi bunga di akhir tenor, lalu perpanjang deposito dengan nominal pokok plus bunga yang sudah diterima. Cara ini memanfaatkan efek bunga berbunga (compound interest) yang bisa meningkatkan keuntungan jangka panjang.

Kombinasi dengan Instrumen Lain Jangan hanya fokus pada deposito. Alokasikan sebagian dana ke instrumen lain seperti reksa dana pasar uang untuk likuiditas, atau reksa dana saham untuk potensi return lebih tinggi. Prinsip diversifikasi tetap penting untuk manajemen risiko portofolio.

Perbedaan Deposito dengan Tabungan Berjangka

Banyak yang masih bingung membedakan deposito dengan tabungan berjangka. Berikut perbedaan mendasarnya:

Aspek Deposito Tabungan Berjangka
Setoran Sekali di awal, tidak bisa ditambah Rutin setiap bulan dengan nominal tetap
Tenor 1, 3, 6, 12, 24 bulan (fleksibel pilih) 1-10 tahun (target jangka panjang)
Bunga Lebih tinggi (4-6%) Lebih rendah (3-4%)
Pencairan Saat jatuh tempo atau kena penalti Saat jatuh tempo sesuai target
Tujuan Investasi jangka pendek-menengah Nabung rutin untuk tujuan tertentu

Pilih deposito jika memiliki dana menganggur yang tidak akan digunakan dalam jangka waktu tertentu dan ingin mendapat bunga lebih tinggi. Pilih tabungan berjangka jika ingin membiasakan diri menabung rutin untuk tujuan spesifik seperti dana pendidikan atau pernikahan.

Kontak Layanan Bank Digital dan Lembaga Terkait

Jika membutuhkan bantuan atau ingin melakukan pengecekan status bank, berikut kontak yang bisa dihubungi:

Customer Service Bank Digital

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Untuk cek status bank apakah terdaftar di OJK dan LPS, kunjungi website resmi kedua lembaga tersebut. OJK menyediakan database bank berizin, sementara LPS menyediakan daftar bank peserta penjaminan yang terupdate setiap bulan.

Kesimpulan

Deposito bank digital menawarkan alternatif menarik dengan bunga lebih kompetitif dibanding bank konvensional, dengan keamanan yang sama-sama dijamin LPS. Selisih bunga 2-3% per tahun bisa berarti tambahan income signifikan dalam jangka panjang.

Kunci utama memilih deposito adalah memastikan bank sudah terdaftar di OJK dan menjadi peserta LPS, serta bunga yang ditawarkan tidak melebihi suku bunga penjaminan. Jangan tergiur bunga fantastis tanpa verifikasi kredibilitas bank terlebih dahulu.

Dengan modal mulai Rp500.000 hingga Rp1.000.000, siapa pun kini bisa mulai berinvestasi deposito melalui bank digital. Gunakan strategi diversifikasi dan ladder deposito untuk memaksimalkan keuntungan sekaligus menjaga likuiditas dana. Semoga panduan ini membantu menemukan bank digital terbaik untuk kebutuhan deposito dan semoga dana yang diinvestasikan berkembang optimal!


Sumber dan Referensi

Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan data dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terkait suku bunga penjaminan deposito, regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai bank digital sesuai POJK Nomor 12/POJK.03/2021, dan data suku bunga deposito masing-masing bank digital per Februari 2026.

Disclaimer: Suku bunga deposito dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan moneter Bank Indonesia dan kebijakan internal masing-masing bank. Untuk informasi bunga terbaru dan paling akurat, disarankan untuk mengecek langsung melalui aplikasi atau website resmi bank terkait. Simpanan dijamin LPS maksimal Rp2 miliar per nasabah per bank dengan syarat bunga tidak melebihi suku bunga penjaminan LPS yang berlaku. Selalu verifikasi status bank di website resmi OJK (www.ojk.go.id) dan LPS (www.lps.go.id) sebelum membuka deposito.